Senin tanggal 6 september 2021 pukul 13.15 WIB, Pengadilan Tinggi Agama Padang mengikuti pendapingan yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan evaluasi TPN (Tim Penilai Nasional). Muhammad Anis, Auditor pada Bawas menyampaikan evaluasi terhadap penilaian tim TPI tahun lalu dan langkah-langkah tahun ini untuk memperoleh predikat WBK dan WBBM.

Diantara penyebab satker belum layak diberi predikat WBK pada setiap tahapan adalah sebagai berikut:
Proses Pengusulan Awal

  1. Penilaian TPI tidak memperhatikan minimum requirement
  2. Jawaban pada LKE tidak diisi dengan lengkap
  3. Pengisian tidak memperhatikan kerangka logis

Proses Survei

  1. Tidak menginput responden pada aplikasi survei
  2. Responden yang di input tdk memenuhi minimum yang ditentukan (30 responden menjawab)
  3. Responden yang menjawab kurang dari 30
  4. Hasil Survei tidak memenuhi persyaratan WBK dan WBBM

Desk Evaluasi

  1. Belum terlihat pemahaman secara substansi akan Zona Integritas
  2. Perubahan pada 6 area yang dilakukan masih sebatas pemenuhan (formalitas)
  3. Belum sepenuhnya menggambarkan implementasi yang secara riil terjadi di unit kerja tsb dan hasil perubahan yang telah menjadi (Before-after)

Evaluasi Lapangan

  1. Terdapat perbedaan antara apa yang disampaikan saat desk dengan kondisi yang nyata
  2. Internalisasi ZI pada pegawai belum terlihat
  3. Pelayanan yang tidak sesuai standar pelayanan

Clearance

  1. Pengawas Internal
  2. KPK
  3. Ombusman (banyak rekomendasi yang tidak ditinjaklanjuti)
  4. Bareskrim (tindak kriminal yang dilakukan oleh aparat peradilan)
  5. KY

Beberapa staretegi yang dapat dilaukan guna memperoleh prediket WBK
1. Komitmen
Komitmen pimpinan dan semua karyawan dengan melibatkan bawahan dalam pelaksanaan perubahan dan menularkan semangat dan visi yang sama

2. Kemudahan Pelayanan
Menyediakan fasilitas lebih baik dan Hospitallitty

3. Program Menyentuh Masyarakat
Inovasi pada layanan yang menjangkau, mempermudah, mempercepat, dan biaya ringan yang menjawab kebutuhan pengguna layanan/stakeholders

4. Monitoring dan Evaluasi
Melakukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan bahwa program berjalan dan melakukan langkah korektif cepat yang diperlukan

5. Manajemen Media
Menetapkan dan menjalankan strategi komunikasi untuk memastikan bahwa setiap aktivitas baik dan inovasi perubahan yang dilakukan sampai dan diketahui oleh masyarakat

Kegiatan pendampingan diikuti oleh 27 satuan kerja dari lingkungan Peradilan Agama, Peradilan Negeri dan Peradilan Tata Usaha Negara ini diakhiri dengan tanya jawab dari peserta. (Ir)

 

Pta padang, Ptapadang

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Berita MARI

Berita Badilag

Fokus Badilag

Statistik Pengunjung

1 4 7 2 0
Hari Ini
Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
418
575
14720
0
14720
IP Anda : 35.172.217.174
2021-10-26 12:33